
Indonesia merupakan salah satu negara penggemar sepakbola sekaligus pasar Internet bergerak yang berkembang sangat pesat. Untuk membidik komunitas ini, Yahoo! Mobile menghadirkan fitur penyajian skor sepakbola.
Untuk menikmati ini, caranya mudah: cukup ketikkan id.m.yahoo.com, alamat Yahoo! Mobile berbahasa Indonesia, pada browser di ponsel Anda –tentu yang sudah terkoneksi dengan GPRS, EDGE maupun 3G. Ketik nama liga atau klub sepakbola pada kotak pencarian dan tekan tombol Cari.

Sebagai contoh, Anda bisa mencari skor terkini liga-liga seperti “liga inggris”, “liga italia” atau “liga spanyol”. Bisa juga mencari skor terkini klub kesayangan Anda seperti “arsenal”, “juventus” atau “real madrid”.
Tak hanya skor terkini, jadwal pertandingan yang akan datang dan berita seputar sepakbola pun sudah ada di genggaman Anda. Selamat menikmati.

Indonesia adalah satu dari pasar pengguna Twitter di dunia yang melesat pertumbuhannya, menurut CEO Evan Williams. Di saat pertumbuhan penggunanya melambat di Amerika, Evan mengakui bahwa pasar India, Jepang, Indonesia dan Brazil-lah yang menyeimbanginya. Bekerjasama dengan operator Axis, Twitter sendiri baru saja meluncurkan layanan berbasis SMS di Indonesia.
Terlepas dari menyebarnya spekulasi tentang laba potensial, Evan menekankan bahwa perusahaan ini masih memfokuskan diri pada perbaikan produk ketimbang pencarian cara untuk mengumpulkan pendapatan.
Twitter yang memberikan keleluasaan bagi para penggunanya untuk menyebarkan berita secara online sebanyak 140 karakter itu, memperoleh pendapatan dari jutaan penggunanya. Menurut keterangan ComScore Inc, di Reston Virginia, perusahaan yang berbasis di San Francisco itu hingga bulan September lalu tercatat memiliki 20.9 juta pengguna, atau meningkat sebanyak 18 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Twitter mempertimbangkan peningkatan penghasilan melalui pemasangan iklan di jaringan webnya dan dengan memberikan penggunanya akses data lebih mendalam. Banyak perusahaan telah menggunakan manfaat Twitter untuk berinteraksi dengan konsumen mereka dan juga difungsikan untuk menyebarkan informasi keuangan.
Evan melanjutkan lagi, bahwa banyak aktivitas komersial yang terjadi lewat Twitter saat ini. Bila Twitter banyak memberikan nilai tambah di dunia bisnis, maka ia tidak kuatir ambil bagian untuk perusahaannya.
Evan sendiri mengaku, tak ada penyesalan ketika Twitter menolak tawaran Facebook untuk membeli perusahaan ini tahun lalu. Ia tidak melihat adanya alasan kuat untuk menjual perusahaan, karena poin yang ingin ditekankan adalah, bagaimana mengembangkannya, dan “bukan sekadar menjadi bagian dari sebuah perusahaan besar.”