Archive

Archive for the ‘Berita’ Category

Biggest Loser Asia pertama!

March 10th, 2010 isyana 364 comments

Berat awal David Gurnani saat mengikuti kompetisi The Biggest Loser Asia adalah 157 kg. Kini, bobotnya hanya tinggal 74 kg. Penyusutan 83 kg itulah yang membuat ‘King David’ asal Indonesia menjadi Biggest Loser Asia pertama. Ia berhak memenangkan uang USD 100 ribu dollar.

Berikut adalah wawancara eksklusif Yahoo! Indonesia dengan pria berusia 25 tahun ini, pasca-kemenangannya. Atas kemenangannya David mengatakan, “Saya hanya bisa berterimakasih pada Tuhan atas kesempatan menakjubkan ini. Rasanya benar-benar mengagumkan. Tidak ada kata-kata untuk menggambarkannya.”

Yahoo! (Y!): Apa yang akan kamu lakukan dengan uang yang kamu menangkan?

David (D): Pertama, saya merencanakan untuk pergi liburan kemudian membeli rumah, karena saya akan menikah pada akhir tahun ini.

Y!: Bagaimana sebenarnya hubunganmu dengan Carlo? Karena kalian berdualah yang membuat serial ini jadi menarik ditonton. Apakah kalian berteman di kehidupan nyata atau…

D: Saya dan Carlo, kami berdua bersaing ketat. Ya, kami saling menjadi benchmark bagi satu sama lain dalam kompetisi ini. Maksudnya, Carlo adalah alasan saya mendorong diri saya lebih keras. Dan saya yakin saya adalah alasan dia berusaha keras. Tapi setelah semua hal ini selesai, Carlo dan saya adalah teman. Kami selalu menjadi teman. Ya, kami berdua pesaing utama, tapi kami selalu berteman.

Y!: Tidak terlihat seperti itu di serialnya.

D: Kami saling mengenal lebih dalam, dan sekarang kami teman baik. Saya yakin kami akan menjadi teman seumur hidup!

Y!: Atau penyuntingan gambar dalam serial ini selalu membuat kalian diposisikan sebagai lawan bagi satu sama lain?

D: Kami memiliki semangat berkompetisi yang tinggi, dan kami sama-sama ingin menang. Kami sama-sama memiliki strategi dan saling bersaing ketat. Selain itu, kami tidak memiliki masalah apa-apa.

Y!: David, kamu secara konsisten, setiap minggu, selalu berada di urutan teratas penyusutan berat badan. Apa yang memotivasimu untuk selalu jadi yang pertama?

D: Dengan kuasa Tuhan, saya berterimakasih pada Tuhan karena bisa mengurangi bobot secara konstan dalam kompetisi. Bahkan ketika saya pulang, dengan izin Tuhan pula, saya bisa terus mengurangi berat yang membuat saya memenangkan kompetisi ini. Kekuatan Tuhanlah yang mendorong saya untuk bisa melalui apa pun. Bahkan saat saya tidak tahu harus ke mana, saat saya merasa lelah. Terima kasih pada Tuhan untuk itu.

Y!: Bagaimana respons tunangan Anda setelah melihat ukuran tubuh terakhir?

D: Dialah yang selama ini selalu mencereweti saya, turunkan, turunkan, turunkan. Dan saya selalu menjawab, iya, iya, iya. Tapi saya tidak pernah bisa menurunkan berat ini sendirian. Jadi dia sangat gembira karena saya berhasil menurunkan banyak bobot.

Y!: Masakan Indonesia apa yang paling sulit, paling berat kamu tinggalkan saat mengikuti program ini?

D: Saya mencintai nasi padang. Selama lima bulan terakhir, saya sama sekali tidak makan nasi padang. Jadi saat saya kembali ke Jakarta nanti, saya akan menikmati sepiring kecil nasi padang. Biasanya saya makan 3-4 piring.

Y!: Dalam tim, Anda selalu diposisikan sebagai pemimpin. Anda secara alami menjadi pemimpin. Melihat balik, apakah ada keputusan-keputusan yang ingin Anda ubah? Misalnya saat Anda harus memilih antara mengeliminasi Kevin atau Martha?

D: Tidak ada satu momen pun yang saya sesali. Maksud saya, mengeliminasi Kevin bukanlah sesuatu yang personal. Itu sekadar strategi permainan. Dan tentu saja, kesetiaan saya pada bekas anggota tim biru sangat kuat. Jadi, tidak ada keputusan yang saya sesali.

Y!: Ada pesan untuk para pelatih?

D: Dave Nuku adalah saudara saya dari ibu yang berbeda. Dia benar-benar orang yang mengagumkan. Kami menjadi teman dekat, atau malah seperti keluarga. Kristy (Curtis) juga orang yang hebat. Meski berbeda, mereka orang yang hebat. Saya hanya berterima kasih pada Tuhan karena sudah mengirimkan dua orang ini untuk membantu mengubah hidup saya.

Y!: Carlo bilang, dia melihatmu, dan dia langsung tahu bahwa dia sudah kalah. Apa perbedaan utama antara kamu dan Carlo?

D: Kami melakukan latihan yang kurang lebih sama. Keuntungan saya adalah saya bisa mengambil izin tiga bulan lagi dari pekerjaan saya. Saya punya boss yang bermurah hati untuk memberi izin itu, sehingga saya bisa lebih berkonsentrasi untuk berlatih. Saya bisa berlatih 10-12 jam sehari, sementara Carlo tetap bekerja. Ia akan memiliki bayi dan ia harus membiayai keluarganya. Carlo hanya bisa berlatih 4 jam sehari. Jadi semuanya tergantung pada jam latihan. Carlo adalah pesaing tangguh. Saya menghormati dia sebagai competitor. Saya yakin, dengan jam latihan yang lebih banyak, hasilnya akan berbeda.

Y!: Bagaimana kamu bisa berlatih 10-12 jam per hari? Apakah ada orang-orang yang memotivasimu?

D: Saya beruntung memiliki keluarga yang sangat besar. Merekalah yang memotivasi saya. Dan kekuatan Tuhan selalu membantu saya mampu melewati apa pun.

Categories: Berita, Wawancara Tags:

Nyaringnya kicauan dunia maya

February 19th, 2010 isyana 15 comments

Jejaring media sosial di Indonesia sekali lagi membuktikan betapa kuat ia mampu berbuat.

Saat Kementerian Komunikasi dan Informatika mengeluarkan Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Kominfo tentang Konten Multimedia, kicauan maya yang menyuarakan penolakan atas peraturan tersebut pun riuh bersahutan.

Melalui situs jejaring informasi Twitter, tweeps Indonesia menyatakan kekhawatiran mereka akan potensi terjadinya pembatasan ekspresi ketika RPM Konten tersebut mulai berlaku. Mereka berkicau dengan menambahkan topik #tolakrpmkonten sebelum dikirimkan pada akun Twitter resmi milik Menteri Kominfo Tifatul Sembiring.

Keriuhan ini pun kemudian terdengar oleh harian nasional terbesar Indonesia, Kompas, yang menjadikan penolakan atas RPM Konten tersebut sebagai headline pada 18 Februari 2010 lalu. Sebelumnya, media nasional lainnya, seperti Tempo lewat situs Tempo Interaktif pada 13 Februari 2010  juga sudah memberitakan lebih dulu. Harian Jakarta Globe pun menurunkan empat tulisan berbeda dan satu editorial khusus membahas keberadaan Rancangan Peraturan ini.

Situs berita Detikcom mengutip kritik dari praktisi teknologi informasi Onno W Purbo.  Vivanews memilih memasukkan dua poin keberatan dari Andrew Darwis, Chief Technology Officer sekaligus pendiri forum daring Kaskus, atas keberadaan Rancangan Peraturan ini.

Tak hanya media dan praktisi teknologi informasi, lembaga negara Mahkamah Konstitusi pun ikut urun kritik. Ketua MK Mahfud Md menilai penggunaan Peraturan Menteri tidak tepat untuk mengatur soal  kebebasan berbicara. Hanya peraturan tingkat undang-undang yang punya kekuatan itu. Pertanyaan juga datang dari kalangan DPR soal wilayah pengaturan dan sanksi Peraturan Menteri.

Asosiasi Warung Internet IndonesiaAsosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, situs berita Vivanews, LBH Pers, serta perwakilan blogger dari berbagai komunitas berbeda seperti Politikana dan Kompasiana, termasuk yang ikut menolak RPM Konten.

Materi lain  yang sering di-tweet ulang (re-tweet) oleh tweeps Indonesia sebagai alasan penolakan terhadap RPM Konten adalah tulisan pengacara Ari Juliano di situs komunitas Politikana.

Semuanya bermula ketika situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika mengeluarkan siaran pers tertanggal 11 Februari 2010 tentang sikap resmi mereka “dalam menyikapi peningkatan maraknya penyalahgunaan layanan internet.”

Poin utama dalam pernyataan sikap tertulis itu terdapat di bagian tengah, bahwa Kementerian Kominfo menginformasikan keberadaan RPM Konten. Lewat RPM Konten, penyelenggara jasa multimedia dilarang untuk mendistribusikan, mentransmisikan, atau memungkinkan pengguna internet mengakses materi multimedia yang, menurut undang-undang, mengandung unsur pornografi atau melanggar kesusilaan.

Inilah yang dilihat oleh pengguna internet di Indonesia sebagai upaya represi atas kebebasan informasi di dunia maya. Alasannya, tidak ada pendefinisian jelas atas apa yang dimaksud dengan konten yang mengandung unsur pornografi tersebut.

Unsur pornografi bukan satu-satunya yang nanti akan dilarang muncul lewat RPM Konten. Penyelenggara jasa multimedia juga dilarang mendistribusikan konten perjudian, hal-hal yang menyinggung SARA, serta muatan mengenai tindakan yang merendahkan keadaan dan kemampuan fisik, intelektual, pelayanan, kecakapan, dan aspek fisik maupun non fisik lain dari suatu pihak.

Konsekuensinya, penyelenggara bertanggungjawab mengecek serta menyaring berbagai muatan informasi dari pengguna internet, yang muncul di situs layanan mereka. Terhadap kewajiban ini, Andrew Darwis merasa bahwa sebagai penyelenggara dia akan kewalahan untuk mengimbangi air bah informasi yang mengalir setiap detiknya. Bayangkan saja betapa masif kuantitas informasi yang harus disaring jika setiap harinya ada 600 ribu orang yang mampir ke Kaskus.  Aliansi Jurnalis Independen pun ikut mengkhawatirkan keberadaan RPM Konten ini sebagai sebuah upaya membatasi kebebasan pers.

Belum cukup dengan pelarangan itu, Kementerian Kominfo pun akan membentuk sebuah Tim Konten Multimedia berisi 30 orang. Tim yang anggotanya dipilih oleh Menteri ini akan dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal. Komposisi anggota tim, 50:50 antara unsur pemerintah dan kalangan profesional atau ahli. Tim inilah yang nantinya bertugas melakukan pemeriksaan atas laporan dari masyarakat tentang konten yang dianggap bermasalah.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S Dewa Broto pun memberi tanggapan atas kerasnya penolakan dari berbagai kalangan akan RPM Konten ini. Dalam sebuah jumpa pers, dia mencoba meredakan ketegangan  dengan mengatakan seluruh masukan dan tanggapan dari masyarakat yang muncul saat periode uji publik akan dikaji sebagai bahan perbaikan.

Harian berbahasa Inggris The Jakarta Post kemudian mengutip pernyataan Gatot, “I assure you…we will not go ahead with the current concept for the planned regulation.” Ia sempat menerima tanggapan dari publik lewat alamat surel gatot_b@postel.go.id. Sekjen Kominfo Basuki Yusuf Iskandar juga mencoba meyakinkan bahwa RPM Konten ini masih akan dibahas oleh staf internal Kementerian Kominfo sampai sebulan ke depan.

Karena sedang berada di Eropa, tak terdengar kicauan dari sudut milik Menteri Kominfo Tifatul Sembiring. Meski begitu, Wakil Pemred Anteve Uni Lubis sempat men-tweet pesan pendek yang ia terima dari Tifatul, bunyinya: “SMS Menkominfo: Blm baca RPM Konten. Dan kalau isinya mengekang kebebasan berekspresi akan saya coret itu RPM ;-) ”. Selengkapnya pesan pendek yang diterima Uni pun kemudian dimuat situs berita Vivanews, berikut rencana Tifatul membatalkan pengesahan RPM Konten tersebut. Tifatul juga menyampaikan pembatalan RPM Konten tersebut, dengan alasan membelenggu pers, ke Kompas.

(Meski Tifatul sempat mengklaim ia belum membaca RPM Konten, narablog Herman Saksono mencatat bahwa Menkominfo pernah menyampaikan manfaat keberadaan peraturan tersebut pada BBC Indonesia, beberapa hari sebelumnya)

Presiden SBY pun sampai merasa harus ikut berkomentar tentang isu yang ia anggap “melebar ke sana kemari”. Setidaknya, dari komentar SBY, ia menangkap kekhawatiran pengguna internet akan adanya kemungkinan pembatasan kebebasan berbicara. Bahkan secara eksplisit, Presiden meminta para menteri-menterinya untuk berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan, agar tidak menimbulkan salah persepsi.

Ada beberapa hal yang menarik dicatat dari gelombang penolakan terhadap RPM Konten ini. Pertama, adalah pada sosok Menteri Kominfo Tifatul Sembiring. Dengan latar belakangnya sebagai petinggi Partai Keadilan Sejahtera, ia dilihat seakan sebagai sosok pemimpin agama yang sedang berusaha ‘memurnikan’ internet nan majemuk. Penulis, serta editor majalah Madina dan situs RumahFilm Hikmat Darmawan, dalam blog pribadinya, mencoba menarik hubungan antara latar belakang Tifatul dan pendekatan ‘kepanikan’ sang Menteri saat harus berhadapan dengan perangkat dan norma digital itu.

Kedua, dan yang terpenting, adalah masyarakat Indonesia yang pernah hidup dalam era keterbelengguan informasi kini tegas-tegas menolak untuk kembali pada situasi itu.

Mereka menyadari betul makna dan harga kebebasan berbicara, serta sejauh mana mereka bersedia bergerak untuk membela kepentingan asasi tersebut. Apalagi sekarang, pada masa jejaring media sosial dan aktivisme internet sudah memberi bukti, bahwa yang ‘maya’ bisa menghasilkan kekuatan nyata. Bahwa ranah yang kerap disebut ‘maya’ itu kini tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari yang dianggap lebih nyata.

Anda tentu masih ingat akan petisi Facebook yang mendukung pembebasan penahanan dua Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah, serta gerakan koin untuk membantu pembayaran denda atas kasus yang menimpa Prita Mulyasari, dan betapa tak ada lagi batas jelas antara yang ‘maya’ dan nyata.

Committee to Protect Journalist dalam laporan tahunannya di Tokyo, baru-baru ini juga menyoroti bagaimana media baru, dalam bentuk petisi daring, tweet dan mekanisme re-tweet, serta blog, bisa membantu melawan represi. Fenomena ini bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di Iran.

Menurut Direktur Eksekutif CPJ Joel Simon, “saat Anda bisa membuat blogosfer ‘berdengung’, atau Anda bisa membuat orang men-tweet ulang, atau menandatangani petisi dan menyampaikan informasi lewat jaringan sosial, maka Anda bisa mendapat perhatian dari media arus utama, sehingga itu dapat membangun groundswell (pengumpulan opini publik dalam waktu singkat) dan memengaruhi pemerintah.”

Dengan contoh terbaru, yaitu respons Menkominfo Tifatul Sembiring atas kesiapannya mencoret RPM Konten, sepertinya inilah yang kini (dan akan terus) terjadi di Indonesia. Bahwa gerakan jaringan media sosial daring yang cukup signifikan akan mendapat perhatian media arus utama, sehingga mampu mengubah posisi pemerintah.

ilustrasi diambil dari Mim milik Lantip

Categories: Berita, Komunitas Tags: , ,

Kerjasama Vivanews dengan Yahoo! Indonesia

December 16th, 2009 Budi Putra No comments

Inilah sebuah rintisan yang dilakukan antara Vivanews, salah satu portal berita terkemuka di Indonesia, dengan Yahoo! Indonesia. Vivanews melakukan wawancara dengan tokoh yang sedang jadi berita, sementara Yahoo! Indonesia menawarkan sejumlah pertanyaan dari komunitas Yahoo! Answers Indonesia.

Tokoh pertama yang diwawancara untuk serial wawancara ini adalah Pasha, vokalis grup Ungu. Dua minggu sebelum wawancara, Tim Yahoo! Indonesia Answers mengajukan pertanyaan untuk komunitas Answers: “Jika Anda bisa bertanya langsung kepada Pasha (Ungu), apa yang ingin Anda tanyakan dan mengapa?

vivayahoopasha

Lebih dari 200 pertanyaan yang masuk, lalu tim Vivanews memilih beberapa pertanyaan, dan menanyakannya langsung kepada Pasha. Untuk kesempatan berikutnya, pertanyaan yang jadi “Best Answers” akan diusahakan menjadi salah satu pertanyaan yang akan ditanyakan dalam wawancara. Inilah hasil wawancara Vivanews dengan Pasha:

vivapasha

Siapakah tokoh berikutnya yang akan diwawancara? Simak terus Yahoo! Answers Indonesia

Twitter makin melesat di Indonesia

November 9th, 2009 Mira-W 1 comment

Twitter_256x256

Indonesia adalah satu dari pasar pengguna Twitter di dunia yang melesat pertumbuhannya, menurut CEO Evan Williams. Di saat pertumbuhan penggunanya melambat di Amerika, Evan mengakui bahwa pasar India, Jepang, Indonesia dan Brazil-lah yang menyeimbanginya.  Bekerjasama dengan operator Axis, Twitter sendiri baru saja meluncurkan layanan berbasis SMS di Indonesia.

Terlepas dari menyebarnya spekulasi tentang laba potensial, Evan menekankan bahwa perusahaan ini masih memfokuskan diri pada perbaikan produk ketimbang pencarian cara untuk mengumpulkan pendapatan.

Twitter yang memberikan keleluasaan bagi para penggunanya untuk menyebarkan berita secara online sebanyak 140 karakter itu, memperoleh pendapatan dari jutaan penggunanya. Menurut keterangan ComScore Inc, di Reston Virginia, perusahaan yang berbasis di San Francisco itu hingga bulan September lalu tercatat memiliki 20.9 juta pengguna, atau meningkat sebanyak 18 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

twitter

Twitter mempertimbangkan peningkatan penghasilan melalui pemasangan iklan di jaringan webnya dan dengan memberikan penggunanya akses data lebih mendalam. Banyak perusahaan telah menggunakan manfaat Twitter untuk berinteraksi dengan konsumen mereka dan juga difungsikan untuk menyebarkan informasi keuangan.

Evan melanjutkan lagi, bahwa banyak aktivitas komersial yang terjadi lewat Twitter saat ini. Bila Twitter banyak memberikan nilai tambah di dunia bisnis, maka ia tidak kuatir ambil bagian untuk perusahaannya.

Evan sendiri mengaku, tak ada penyesalan ketika Twitter menolak tawaran Facebook untuk membeli perusahaan ini tahun lalu. Ia tidak melihat adanya alasan kuat untuk menjual perusahaan, karena poin yang ingin ditekankan adalah, bagaimana mengembangkannya, dan “bukan sekadar menjadi bagian dari sebuah perusahaan besar.”

Categories: Berita, Komunitas, Seluler Tags: , ,

Mandela dan Yunus diundang ke Ambon

November 8th, 2009 Mira-W No comments

Pemenang Nobel Perdamaian Nelson Mandela (Afrika Selatan) dan Muhammad Yunus (Bangladesh) diundang pada peringatan Hari Perdamaian Sedunia yang ke-29 di Ambon bulan ini. Ketua Komite Hari Perdamaian, Djuyoto Suntani, saat meninjau pembuatan ‘gong perdamaian dunia’ buah karya pengrajin di Jepara, Jawa Tengah, menyampaikan bahwa undangan telah dikirimkan kepada kedua tokoh perdamaian tersebut, namun masih menunggu konfirmasi dari pihak yang diundang.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono direncanakan akan membuka acara peringatan tersebut dengan melakukan pemukulan gong.  Sedianya peringatan Hari Perdamaian Sedunia akan digelar pada 10 November, namun akan diundur hingga 15 November, karena bertepatannya dengan Hari Pahlawan. Meskipun begitu jadwal baru ini harus dicocokkan lagi dengan jadwal Presiden SBY.

Yunus - Mandela

Sumber foto: www.scu.edu, www.enkri.com

Mandela telah menerima lebih dari seratus penghargaan selama empat dekade berkat jasa terhadap perdamaian di dunia, sementara  Yunus adalah pendiri Grameen Bank, yang memfokuskan usahanya pada pemberian kredit kecil kepada para pengusaha di negara berkembang.

Penggunaan Hanacaraka dalam Bahasa Komputer

November 3rd, 2009 Mira-W 18 comments

UNESCO melirik alfabet Jawa, dikenal sebagai Hanacaraka, sebagai salah satu alfabet di dunia –seperti layaknya Latin, Cina dan Arab– yang digunakan untuk skrip komputer. “Alfabet Jawa telah dikenali oleh UNICODE di bawah perjanjian UNESCO untuk standardisasi bahasa komputer,” papar Aryo Tumoro, kepala editor majalah Jawa tertua Penyebar Semangat kepada Antara.

Sumber foto: Wikipedia

Hanacaraka telah ditambahkan ke dalam Unicode versi 5.2 sejak tahun lalu. Unicode baru memberikan penghargaan status internasional untuk Hanacaraka pada 2 Oktober 2009, bertepatan dengan hari di mana lembaga yang sama mendeklarasikan batik, warisan budaya Indonesia, sebagai salah satu warisan dunia.

Categories: Berita, Budaya, Jawa Tags: , ,

Ayo ikuti Yahoo! Southeast Asia Open Hack Day 2009

November 2nd, 2009 Mira-W No comments

openhacksea

Yahoo! Asia Tenggara akan menyelenggarakan acara bertajuk Open Hack Day 2009 pada 21 dan 22 November 2009, di Balai Kartini Conference Centre, Jakarta, Indonesia. Yang menarik dari acara ini adalah ‘24jam Hackaton’ yang akan dimulai begitu pembahasan teknis berakhir, di mana Yahoo! mengajak para peserta bermain dengan Yahoo! Open Platforms, APIs dan produk-produk terbaru seperti Mobile Blueprint, Geo, Maps, Yahoo! Meme, YAP, YQL, YUI3 dan lain-lainnya.

Di sini para hackers dari Malaysia, Phillipines dan Vietnam juga akan bergabung bersama. Para peserta yang menjadi juara dalam permainan ini akan memperoleh penghargaan khusus yang berlaku seumur hidup atau terkait dengan acara Hack Day yang berikutnya.

Para peminat yang ingin turut menghadiri acara ini bisa mendapatkan tiket secara gratis atau tidak dipungut biaya apapun. Pendaftaran yang bisa dilakukan secara online ini terbatas hanya untuk 200 peserta. Jangan sampai ketinggalan!

Categories: Berita, Developer, Kegiatan Tags:

Selamat Hari Blogger Nasional!

October 27th, 2009 Budi Putra No comments

Hari ini, Selasa, tanggal 27 Oktober adalah Hari Blogger Nasional yang dicanangkan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Mohammad Nuh saat membuka Pesta Blogger pertama, tiga tahun lalu, di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta dan tiga hari setelah dilaksanakannya Pesta Blogger 2009.

Berikut beberapa fakta terkait dengan komunitas blogger di Indonesia, seperti yang dirilis panitia Pesta Blogger 2009:

  • Jumlah pengguna Internet di Indonesia sudah mencapai lebih dari 25 juta pengguna di tahun 2009. Satu juta di antaranya adalah blogger.
  • Bahasa Indonesia berada di urutan ketiga di dunia sebagai bahasa yang paling banyak digunakan di WordPress, sebuah layanan blogging platform.
Suasana pembukaan Pesta Blogger 2009

Suasana pembukaan Pesta Blogger 2009

Selamat memperingati Hari Blogger Nasional!

Categories: Berita Tags: ,

Obama, Nobel dan Indonesia

October 13th, 2009 Budi Putra 25 comments

Foto: AFP

Bisakah Barack Obama meraih Nobel Perdamaian meskipun belum genap setahun memerintah di Gedung Putih? Yes, he can.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian 2009 akhir pekan lalu berkat jasanya memajukan diplomasi dan kerja sama internasional. Menurut Komisi Nobel, Obama berhasil menciptakan iklim baru dalam dunia politik internasional. Komisi juga memuji Obama berhasil mengukuhkan dialog dan negosiasi sebagai alat untuk menyelesaikan konflik internasional. Pandangannya atas dunia bebas nuklir juga mendorong negosiasi pelucutan dan pengontrolan senjata nuklir.

Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg mengatakan, Presiden Obama akan datang ke Oslo untuk menerima hadiah  ini pada 10 Desember, hari ulang tahun meninggalnya pada 1896 pendiri penghargaan itu Alfred Nobel.

Namun berita Nobel Perdamaian buat Obama –hadiah ketiga yang diterima oleh Presiden AS yang sedang berkuasa– kontan mendulang pro dan kontra dari berbagai kalangan. Sebagian kalangan yang mendukung mengatakan bahwa hadiah Nobel Perdamaian dapat diberikan untuk sebuah proses yang sedang berjalan; sementara yang kontra berpendapat hadiah ini terlalu dini buat Obama.

Silang-pendapat ini juga tercermin dari komunitas Yahoo! Answer Indonesia Berikut ini kami pilihkan beberapa pendapat mereka:

Pendapat yang pro:

Asalkan memang nobel ini akan membawa dunia menjadi lebih baik, saya sangat setuju…” -Trafalgar Law

Bagus karena tidak semua orang dapat nobel ini dan Selamat ya.” -Michael

Bisa jadi karena dia benar-benar memperhatikan dunia luar yang oleh presiden sebelunya belum pernah seperti Obama…” -Q ! d @ L

Pendapat yang kontra:

Jasanya belum terlihat jelas, kok tiba tiba dapat Nobel?” -AGaSa

Saya pikir terlalu cepat panitia hadiah Nobel untuk menetapkan Presiden Barack Obama sebagai penerima hadiah itu. Biarkan waktu yang akan menentukan apakah dia pantas menerimanya…” -Tray

Bukti nyata: hadiah Nobel bukan berdasarkan prestasi, tapi opini panita.” -stevano itong

Bagaimanapun, selamat buat Presiden Obama.

Kami tunggu kedatangan Anda di Indonesia tahun depan. Hidangan nasi goreng dan bakso sudah menunggu Anda di Jakarta. Dan juga, murid-murid di SD Menteng, almamater tempat Anda bersekolah  ketika tinggal di Indonesia sebagai bocah,  juga sudah tak sabar menanti kedatangan alumnus sekolah mereka yang kini jadi Presiden Amerika Serikat.

Jadi, bisakah Anda tidak menundanya lagi ya? Yes you can! :-)

Categories: Berita Tags: , ,