Archive

Author Archive

Tips pemanfaatan Koprol bagi wartawan

May 25th, 2010 Budi Putra 99 comments

Beruntunglah kita hidup di era blogging dan media sosial seperti sekarang ini. Kita bisa dengan mudah menemukan dan memilah-milah informasi yang kita perlukan. Hebatnya lagi, semuanya bersumber dari pengguna itu sendiri. User generated content, begitulah istilahnya. 

Contohnya Koprol, sebuah layanan micro-blogging berbasis lokasi karya putra-putra Indonesia. Prinsipnya, melalui layanan ini, pengguna laptop atau telepon seluler bisa melakukan check-in (berbagi lokasi secara real-time), kemudian berbagi status dan memulai percakapan dengan pengguna lainnya. 

Jika time-line di Twitter berdasarkan siapa yang kita follow, time-line kita di Koprol justru berisi status para pengguna lain di sekitar lokasi kita check-in. Di sinilah “pintu masuk” kita dalam menemukan teman-teman baru di samping bertemu teman-teman yang sudah dikenal sebelumnya, baik secara online maupun offline. Dari sinilah komunitas-komunitas virtual baru terbentuk. 

Bagi profesi-profesi tertentu seperti wartawan, peneliti dan pengamat, layanan seperti Koprol tentu merupakan sarana yang menarik dalam memantau dan melacak fenomena-fenomena tertentu di dalam masyarakat. Saya mencoba mengelompokkan kegunaan Koprol bagi para jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Inilah di antaranya: 

  1. Memantau komunitas: Dengan memantau sejumlah komunitas melalui layanan ini, seorang wartawan bisa dengan mudah mengetahui bentuk-bentuk komunitas yang sedang berkembang. Karena berbasis lokasi, secara umum tentu komunitasnya akan terbentuk berdasarkan domisili, tetapi tentu tidak tertutup preferensinya berangkat dari bidang-bidang tertentu. Benar, komunitas itu terbentuk berdasarkan kesamaan minat dan konteks.
  2. Sumber inspirasi: Apa yang menjadi percakapan di dalam komunitas maya semacam ini tentu akan menjadi indikator yang menarik bagi para jurnalis untuk mencari ide liputan atau tulisan. Terkadang apa yang diomongkan dalam komunitas seperti ini bisa saja berbeda dengan apa yang sedang terjadi dalam skala yang lebih besar — dalam skala nasional misalnya. Jika secara nasional sedang ramai diperbincangkan ketua umum sebuah partai yang baru terpilih, boleh jadi di komunitas virtual yang diomongkan justru pembukaan gerai burger yang baru di sebuah pemukiman atau mal.
  3. Sarana konfirmasi: Tidak terlalu sulit jika Anda ingin mendapatkan konfirmasi dan update dari komunitas ini. Jika terbetik berita ada peristiwa kebakaran atau meteor yang jatuh, Anda cukup mengecek siapa saja yang sudah check-in di sekitar lokasi kejadian. Ajukan pertanyaan dengan menyebutkan nama user yang dituju, besar kemungkinan Anda akan mendapatkan respon yang diperlukan. Anda juga bisa melacak siapa saja yang sudah memasang foto-foto kejadian di timeline-nya.
  4. Berinteraksi secara langsung: Di sinilah keunggulan layanan sosial seperti Koprol. Anda bisa dengan mudah berinteraksi langsung dengan tokoh atau subyek yang sedang Anda amati. Jika Anda sedang menulis soal fenomena kedai-kedai kopi di Jakarta, bukankah akan sangat mudah jika Anda memulainya dengan melacak cafe-cafe yang sudah memiliki akun di sini? Atau melemparkan pertanyaan ke teman atau follower Anda. Bukan sebuah keajaiban kalau Anda akan segera mengantongi jawaban-jawaban yang diperlukan.
  5. Sumber referensi: Anda juga bisa mengikuti komunitas yang hobi berbagi tautan-tautan informasi penting. Anda bisa memilah komunitas-komunitas tersebut berdasarkan kategori-kategori atau bidang-bidang tertentu. Hebatnya, informasi-informasi ini telah lebih dahulu mereka baca dan seleksi sehingga kita dengan mudah bisa langsung mengonsumsinya. Sebuah “direktori hidup”, bukan?

Adakah manfaat lain dari Koprol yang luput dari daftar ini? Silahkan ditambahkan!

Categories: Komunitas Tags:

Tertahan di Frankfurt

April 19th, 2010 Budi Putra 26 comments

SAYA berada di Jerman sejak Senin 12 April lalu. Tujuan utama saya adalah Berlin. Saya kembali mengunjungi kota tersebut untuk kedua kalinya –pertama kali pada November 2008– dalam kapasitas sebagai salah seorang juri Lomba Blog Deutsche Welle. Kegiatan penjurian, termasuki menghadiri kongres blogger terbesar di Jerman, re:publica 2010, sudah kelar hari Rabu.  Hanya tinggal pengumuman pemenang lomba blog Kamis malam. Tentu saja hari Jumat adalah hari bebas karena jadwal pesawat saya baru malam harinya (Berlin-Frankfurt pukul 19.50 dengan LH 0197 dan Frankfurt Singapura/Jakarta 21.55 dengan LH 0778).

Tetapi sarapan pagi saya di hari Jumat itu tak begitu nikmat. Bukan karena menunya, tetapi karena berita TV pagi itu. Sebuah gunung meletus di Islandia, dan dikuatirkan akan mengganggu lalu-lintas penerbangan. Sayup-sayup saya dengar beberapa bandara di Eropa sudah menghentikan operasinya.

Wah, bisa gawat nih. Saya mulai gusar. Bagaimana dengan Bandara Berlin dan Frankfurt? Mas Yuniman, panitia kompetisi blog dari DW menginformasikan, bandara Berlin sudah resmi ditutup, tetapi Frankfurt dinyatakan masih beroperasi. “Satu-satunya cara adalah naik kereta api ke Frankfurt. Lamanya sekitar empat jam,” usul mas Yuniman yang langsung saya setujui. Soalnya tidak ada jalan lain, bukan?

Alhamdulillah, saya sungguh beruntung, tiket kereta ICE dengan jadwal 13.37 dan perkiraan sampai di Frankfurt pukul 18.00 berhasil didapatkan. Perfect. Meski tanpa nomer tempat duduk. Resikonya saya harus berdiri di kereta. Tidak masalah, yang penting bisa mengejar pesawat ke Jakarta. Saat mau meninggalkan hotel saya menuju Berlin Hbf, status penerbangan LH 0778 masih “on schedule“, jadi mestinya tidak ada masalah.

Saya beruntung. Meski mengantungi tiket tanpa nomer tempat duduk, saya tetap berhasil mendapatkan seat, karena ada penumpang yang tidak muncul. Kereta sampai di Frankfurt HbF pukul 18.00, saya langsung buru-buru pindah kereta menuju stasiun Frankfurt. Sedikit berlari, saya berhasil naik kereta yang dimaksud. Keberuntungan yang ketiga hari itu.

Hanya membutuhkan waktu sekitar 12 menit, kereta pun sampai di stasiun yang ada di kawasan bandara. Sambil menyandang sebuah ransel dan menarik sebuah koper, saya ikuti tanda menuju Terminal 1. Naik eksalator. Di sebelah kanan, langsung kelihatan logo Lufthansa. Ternyata keberuntungan berikutnya tidak berlanjut. Dari seorang staf yang ada di situ, kekuatiran saya terkonfirmasi, pesawat saya –malah semua penerbangan dari Frankfurt– telah dibatalkan!

Saya masih berusaha untuk tenang. Tidak banyak informasi yang didapatkan dari counter Lufthansa tersebut. Lalu saya menuju Hall B, dan saya dapati mendadak Bandara Frankfurt sunyi-senyap. Tidak seperti biasanya. Tidak ada antrian. Tidak banyak penumpang atau pengunjung yang lalu-lalang. Padahal itu adalah jam-jam sibuk.

Saya kembali melapor ke salah satu counter. Staf yang ini punya informasi yang lebih lengkap. “Tidak banyak yang bisa kami lakukan sekarang, semua penerbangan dibatalkan. Tidak tahu sampai kapan, tapi kami berharap Sabtu siang besok sudah kembali normal. Yang bisa kami lakukan adalah menyediakan voucher hotel buat Anda. Ada hotel yang sudah kami reserved tak jauh dari bandara,” ujarnya sambil menyediakan selembar voucher –kertas yang mirip boarding pass. “Untuk pergi ke sana, kami sudah menyediakan shuttle bus. Anda tinggal turun satu lantai, menuju hall kedatangan, dan tinggal cari ada bus dengan nama Ramada Hotel. Kami ucapkan selamat beristirahat dan sampai jumpa besok, Sabtu siang. Hopefully.”

Saya ingat sesuatu. Bukankah masa berlaku visa saya hanya sampai hari ini? Seorang petugas Lufthansa menyuruh saya melapor ke kantor polisi Imigrasi yang ada di bandara. Layanan mereka luar biasa cepat. Dalam 10 menit, saya sudah mendapatkan secarik surat keterangan bahwa visa saya diperpanjang hingga Senin 19 April. “Untuk berjaga-jaga,” kata sang petugas. “Tapi mudah-mudahan bisa terbang secepatnya.”

Setelah mengirimkan pesan pendek ke istri soal pembatalan penerbangan dan menginformasikan sudah mendapatkan hotel, saya langsung mencari bus Ramada. Rasanya lelah sekali. Ingin cepat-cepat istirahat.

Sepanjang hari Sabtu, ternyata saya masih di hotel tersebut. Petugas hotel memberitahu kalau durasi saya menginap sudah diperpanjang. Hal yang sama juga terjadi esok harinya, Minggu. Saya masih di hotel. Saya mulai jenuh. Bisa saja saya jalan atau pergi ke tempat-tempat menarik di kota Frankfurt, tetapi tidak bijak melakukan hal tersebut dalam suasana seperti sekarang. Siaga di hotel jauh lebih tepat, siapa tahu ada kabar baik dari Lufthansa. Saya juga rutin mengecek berita-berita online dan tweet.

Minggu pagi terbetik beberapa kabar baik. Sejumlah airlines, KLM, Lufthansa dan Air France, berhasil melakukan uji-coba terbang tanpa penumpang jarak dekat untuk memastikan apa debu letusan gunung berbahaya terhadap pesawat. Sejauh ini, tak ditemukan akibat apapun. Pihak airlines sedang berusaha meyakinkan otoritas setempat untuk mencabut larangan terbang. Sejumlah Bandara di Spanyol –termasuk Barcelona– dilaporkan sudah dibuka kembali.

Bagi saya, sebagai salah seorang dari ribuan penumpang pesawat di berbagai wilayah Eropa yang terdampar di bandara dan tertahan di hotel sekarang ini, kabar baik sekecil apapun terasa sangat menyejukkan hati. Mudah-mudahan itu sebagai petunjuk bahwa bandara Frankfurt, dan bandara-bandara lainnya, akan segera dibuka dan kami semua bisa terbang kembali.

Bisa cepat pulang, itulah satu-satunya yang saya inginkan saat ini. Doakan ya.

Categories: Berita Tags:

Kerjasama Vivanews dengan Yahoo! Indonesia

December 16th, 2009 Budi Putra No comments

Inilah sebuah rintisan yang dilakukan antara Vivanews, salah satu portal berita terkemuka di Indonesia, dengan Yahoo! Indonesia. Vivanews melakukan wawancara dengan tokoh yang sedang jadi berita, sementara Yahoo! Indonesia menawarkan sejumlah pertanyaan dari komunitas Yahoo! Answers Indonesia.

Tokoh pertama yang diwawancara untuk serial wawancara ini adalah Pasha, vokalis grup Ungu. Dua minggu sebelum wawancara, Tim Yahoo! Indonesia Answers mengajukan pertanyaan untuk komunitas Answers: “Jika Anda bisa bertanya langsung kepada Pasha (Ungu), apa yang ingin Anda tanyakan dan mengapa?

vivayahoopasha

Lebih dari 200 pertanyaan yang masuk, lalu tim Vivanews memilih beberapa pertanyaan, dan menanyakannya langsung kepada Pasha. Untuk kesempatan berikutnya, pertanyaan yang jadi “Best Answers” akan diusahakan menjadi salah satu pertanyaan yang akan ditanyakan dalam wawancara. Inilah hasil wawancara Vivanews dengan Pasha:

vivapasha

Siapakah tokoh berikutnya yang akan diwawancara? Simak terus Yahoo! Answers Indonesia

Presiden SBY mulai ngetweet?

December 14th, 2009 Budi Putra No comments

twitter_president_ri

Presiden Republik Indonesia dilaporkan mulai bergabung dengan layanan microblogging Twitter. Mulai ngetweet sejak Minggu, hingga saat ini akun @PRESIDEN_RI ini sudah diikuti oleh lebih dari 1.400 followers.

The Jakarta Globe is still awaiting confirmation from a presidential spokesman about the validity of the account and whether the President himself would be writing tweets in the future.

SBY has been relatively slow to join Twitter compared to other world leaders. Malaysian Prime Minister Najib Razak joined Twitter in September 2008, and also maintains an active blog. US President Barack Obama joined in March 2007, long before he was president.

Meski gaya tweetnya sejauh ini hanya satu arah, dan sebagiannya malah merupakan link ke siaran pers kepresidenan, paling tidak –jika akun ini memang valid– ini merupakan awal yang bagus. Kita tunggu apakah akun ini mulai mem-follow dan berinteraksi dengan para followers-nya atau tidak.

Categories: Media Tags:

Ratusan hacker kumpul di Open Hack Day

November 22nd, 2009 Budi Putra 4 comments

Update (24/11): Ini dia para pemenang Open Hack Day 2009

Tak kurang 400 pengembang lokal, termasuk dari negara Asia Tenggara lain, mendaftar dan hadir di kegiatan Yahoo! Open Hack 2009 South East Asia yang digelar di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu dan Minggu ini. Berikut foto-foto OHD hari pertama. Kegiatan OHD ini juga bisa disimak via Twitter: #OpenHackSEA.

Ken Mandel, Regional MD Yahoo! sedang membuka OHD SEA 2009

Ken Mandel, Regional MD Yahoo! sedang membuka OHD SEA 2009

Yahoo! OHD SEA 2009 digelar di Balai Kartini, Jakarta

Yahoo! OHD SEA 2009 digelar di Balai Kartini, Jakarta

Inilah OHD Southeast Asia pertama dan diadakan di Jakarta

Inilah OHD Southeast Asia pertama dan diadakan di Jakarta

Para hacker yang mulai berdatangan. Suasana sebelum pembukaan.

Para hacker yang mulai berdatangan. Suasana sebelum pembukaan.

Michael Smitty dan Jonathan, sang "developer evangelist" di Yahoo!

Michael Smitty dan Jonathan, sang "developer evangelist" di Yahoo!

Michael Smitty, memberi penjelasan soal OHD SEA 2009

Michael Smitty, memberi penjelasan soal OHD SEA 2009

Pontus Sonnerstedt (Senior Director Business Development and Indonesia Country Lead, Yahoo Southeast Asia) sedang berbicara dengan media

Pontus Sonnerstedt (Senior Director Business Development and Indonesia Country Lead, Yahoo Southeast Asia) sedang berbicara dengan media

Pengelola Koprol (dari tengah ke kanan: Satya Witoelar, Daniel Armanto dan Fajar) sedang berbicara dengan media. Koprol adalah layanan lokal yang sudah mengimplementasikan sejumlah platform Yahoo!

Pengelola Koprol (dari tengah ke kanan: Satya Witoelar, Daniel Armanto dan Fajar) sedang berbicara dengan media. Koprol adalah layanan lokal yang sudah mengimplementasikan sejumlah platform Yahoo!

Categories: Developer Tags: ,

Yahoo! Mim di TechCrunch

November 11th, 2009 Budi Putra 3 comments

mim

Situs teknologi tersohor, TechCrunch menulis tentang peluncuran Yahoo! Mim (versi Bahasa Indonesia Yahoo! Meme). Bahasa Indonesia adalah bahasa keempat yang digunakan Meme setelah Bahasa Portugis, Spanyol dan Inggris.

Today, Yahoo is rolling out a native version of Meme in Bahasa Indonesia, the national language of Indonesia. The Republic of Indonesia, which comprises over 17,500 islands, is the fourth most populous country in the world.

Oh ya, kolega saya Rama juga menulis tentang Mim di situs Daily Social. Masukan dari Rama:

Mim ini kalau saya lihat mirip sekali dengan Tumblr, bahkan cenderung di bawah Tumblr karena Tumblr memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki oleh Yahoo!. Meski demikian, Tumblr tidak memiliki kesempatan yang sama dengan Mim apabila Yahoo mencoba mengkonversi pengguna Yahoo Mail dan Yahoo Messenger, dua platform Yahoo yang paling populer di Indonesia.

Categories: Media, Produk, Review Tags:

Tertarik bergabung dengan Yahoo?

November 6th, 2009 Budi Putra 34 comments

Jika Anda tertarik bergabung dengan Yahoo, peluang ini layak dicoba:

Dicari, Tim Editorial untuk Yahoo! Indonesia

DESKRIPSI

Yahoo! Indonesia sedang mencari sejumlah kandidat baru untuk memperkuat Tim Editorial. Posisi ini mensyaratkan pengalaman di bidang jurnalistik/penulisan dan sekaligus pengalaman terkait dengan media online.

Kandidat yang terpilih akan ditempatkan di Jakarta dan akan melapor kepada Country Editor Yahoo! Indonesia.

TUGAS DAN TANGGUNG-JAWAB

- Merancang perencanaan isi/editorial untuk Yahoo! News Indonesia.
- Menulis, menyunting dan memasang berita/artikel pilihan untuk Yahoo! Indonesia Frontpage.
- Mengembangkan hubungan baik dengan komunitas lokal dan online.

PERSYARATAN MINIMUM
- Lancar berbahasa Indonesia dan mampu berbahasa Inggris.
- Memiliki pengalaman di bidang media online/tradisional minimal tiga tahun.
- Pendidikan sarjana (lebih diutamakan dari bidang jurnalistik, media dan komunikasi).

KOMPETENSI
- Bisa bekerja mandiri (“self-starter”).
- Memiliki pengetahuan dan minat yang memadai mengenai berita-berita lokal maupun internasional.
- Sudah terbiasa dengan media baru/media sosial.

Kirimkan CV Anda kepada:
Budi Putra
Country Editor
Yahoo! Indonesia
budip [at] yahoo-inc.com

Sumpah Pemuda dan Indonesia Unite

October 28th, 2009 Budi Putra No comments

Yahoo_Sumpah_Pemuda

Hari ini seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda merupakan sumpah setia para pemuda-pemudi Indonesia di Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928 di Gedung Indonesische Clubgebouw, Jalan Kramat Raya 106, Jakarta.

Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin berdasarkan pidato Mr. Sunario.  Naskah ini secara resmi dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Sumpah Pemuda versi orisinal:

Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda versi Ejaan Yang Disempurnakan:

Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Kongres ditutup dengan lagu “Indonesia Raya” karya Wage Rudolf Supratman yang dimainkan dengan biola tanpa syair.

Peserta Kongres Pemuda II

Peserta Kongres Pemuda II

Lalu apa makna Sumpah Pemuda bagi kita saat ini? Tentu kita bisa menerjemahkannya sendiri dengan kegiatan dan sumbangsih masing-masing. Salah satu di antaranya adalah berusaha menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik benar dalam berbagai kesempatan. Selain itu, dalam bentuk lain, membantu berbagi informasi yang berguna, juga tak kalah dalam maknanya. Apalagi misalnya aktif dalam berbagi informasi di Internet pada saat terjadinya musibah gempa.

Sebuah contoh yang bagus adalah respon komunitas di Indonesia menyusul terjadinya berbagai aksi terorisme di Indonesia. Mereka berhimpun dan menyuarakan bahwa ancaman terorisme tak akan menggetarkan nyali mereka. Simak Amanat Bersama dari komunitas Indonesia Unite di bawah ini:

Amanat Bersama #IndonesiaUnite

- Kami adalah generasi baru, pewaris sah Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia

- Kami adalah generasi baru, yang menolak untuk hidup dan tumbuh dengan rasa takut. Kami memilih menjadi pemberani.

- Kami adalah generasi baru, yang percaya setiap kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan baru. Karena itu, kami akan berusaha untuk memutus rantai kekerasan melalui karya kemanusiaan di mana pun kami berada.

- Kami adalah generasi baru, yang percaya penuh dengan prinsip demokrasi, kemanusiaan, kesetaraan, dan saling menghormati. Karena itu, kami menolak segala bentuk diskriminasi.

- Kami adalah generasi baru, yang akan membangun sebuah bangsa dan negara yang bermartabat dan terhormat, mampu mempersatukan Indonesia, melindungi hak-hak individu, berdiri di atas semua golongan, serta memuliakan manusia-manusia yang menjadi rakyatnya.

16 Agustus 2009

Amanat Indonesia Unite boleh dikatakan sebagai salah satu bentuk implementasi Sumpah Pemuda di zaman sekarang.

Selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda!

Selamat Hari Blogger Nasional!

October 27th, 2009 Budi Putra No comments

Hari ini, Selasa, tanggal 27 Oktober adalah Hari Blogger Nasional yang dicanangkan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Mohammad Nuh saat membuka Pesta Blogger pertama, tiga tahun lalu, di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta dan tiga hari setelah dilaksanakannya Pesta Blogger 2009.

Berikut beberapa fakta terkait dengan komunitas blogger di Indonesia, seperti yang dirilis panitia Pesta Blogger 2009:

  • Jumlah pengguna Internet di Indonesia sudah mencapai lebih dari 25 juta pengguna di tahun 2009. Satu juta di antaranya adalah blogger.
  • Bahasa Indonesia berada di urutan ketiga di dunia sebagai bahasa yang paling banyak digunakan di WordPress, sebuah layanan blogging platform.
Suasana pembukaan Pesta Blogger 2009

Suasana pembukaan Pesta Blogger 2009

Selamat memperingati Hari Blogger Nasional!

Categories: Berita Tags: ,

Jadilah Pemimpin di Jejaring Sosial Anda

October 26th, 2009 Budi Putra 4 comments

Breakout Session - Pesta Blogger 2009

Terus-terang saya sangat menikmati diskusi saat break-out session yang disponsori Yahoo! pada Pesta Blogger 2009, Sabtu lalu, di Gedung SMESCO, Gatot Subroto, Jakarta. Diskusi seputar kontribusi layanan media sosial dalam pembentukan embrio kepemimpinan di kalangan pengguna Internet melalui media baru ini mendapat respon yang antusias dari para peserta diskusi.

Intinya, saya ingin menekankan “faktor kini” (“now” factor) menjadi hal sangat penting saat berbagi di berbagai layanan media sosial. Sampaikanlah sesuatu yang sedang terjadi –jadi bukan sesuatu yang sudah terjadi– dan besar kemungkinan hal itu akan menarik perhatian luas dari jejaring Anda. Selain berbagi sesuatu yang aktual, bagilah informasi yang berguna dan akurat –jangan posting informasi sensitif yang belum terkonfirmasi atau tidak jelas sumber resminya.

Presentasi Budi Putra, Country Editor Yahoo! Indonesia di Pesta Blogger 2009 di Jakarta

Presentasi Budi Putra, Country Editor Yahoo! Indonesia di Pesta Blogger 2009 di Jakarta

Dalam presentasi tersebut, saya sekaligus memperkenalkan bagaimana pendekatan Yahoo! dalam mengakomodasi faktor kini tersebut. Meme, sebuah layanan baru Yahoo!, yang sudah diluncurkan secara global [versi Indonesia dari layanan ini, bernama Mim, segera diluncurkan bulan depan], adalah salah satu bentuk metode yang bisa membantu warga maya memposting hal-hal menarik (khususnya foto, video dan musik) secara cepat dan praktis.

Jadi silahkan manfaatkan layanan media sosial yang Anda sukai, pelihara jejaring sosial Anda tersebut, dan terbuka kemungkinan Anda akan menjadi tokoh yang berpengaruh dan dipercaya teman-teman dan pihak-pihak yang ada di jejaring  Anda. Tak harus ikut partai politik, di media sosial pun Anda bisa jadi pemimpin yang disegani.

Selamat datang para pemimpin!

Silahkan unduh slide presentasi di sini [via SlideShare].

Categories: Produk Tags: , , ,