Home > Budaya, Komunitas > RT-I: Republik Twitter Indonesia

RT-I: Republik Twitter Indonesia

January 25th, 2010 Dodi Leave a comment Go to comments

Johnny Depp mati. Hoax ini berawal dari daur ulang berita (?) enam tahun lalu yang, hari Minggu kemarin, menyebar begitu cepat. Di ranah media sosial bernama Twitter, tiba-tiba saja “RIP Johnny Depp” menjadi topik ngetren pada hari Minggu kemarin. Bila Anda sempat memperhatikan, penyumbang awal ramainya topik itu adalah tweeps Indonesia.

Itu bukan pertama kali pengguna Twitter Indonesia unjuk gigi. Mungkin Anda ingat bagaimana topik #indonesiaunite bisa diliput media arus utama dunia. Atau seperti belum lama ini, ketika Quraish Shihab muncul di deretan topik terlaris.

Hari itu, situs-situs berita menyiarkan sebuah pondok pesantren yang mengusulkan pengharaman rebonding rambut berdasar sejumlah alasan. Najwa Shihab, putri Quraish, mengomentari usul fatwa itu. Najwa men-tweet, mengutip ayahnya yang ahli tafsir ajaran Islam, “Allah indah dan menyukai keindahan. Selama tidak membawa dampak negatif…, itu boleh.” Tweet Najwa, yang tenar sebagai pembawa acara teve, lalu di-retweet berulang oleh entah berapa ribu warga “Republik Twitter Indonesia”.

Cuitan tweeps Indonesia agaknya tak bisa diremehkan. Inilah kekuatan suara-suara yang tak bisa dipungkiri. Twitter, atau lebih luas lagi ranah maya, telah menjadi saluran suara warga negara yang bangga dengan demokrasinya ini. Mashable baru-baru merilis posisi Indonesia di nomor enam pertumbuhan pengguna Twitter dunia, melebihi Australia, India dan Jepang.

Tapi, keriuhan suara jelas tak berhubungan dengan kebenaran informasi yang disebar beramai-ramai. Contohnya, seperti kita tahu: Johnny Depp masih hidup, dan sangat sehat!

Categories: Budaya, Komunitas Tags:
  1. January 25th, 2010 at 20:08 | #1

    Indonesia patut dibanggakan dalam merespon thd kemajuan teknologi termasuk friendster, facebook, twitter dan berikutnya mungkin plurk. Bahkan launching Nokia pun pernah diadakan di Indonesia. Pertumbuhan microsoft di Indonesia beberapa kali mendapatkan penghargaan di markas besarnya. Ini menunjukkan potensi bangsa Indonesia.

    Mudah-mudahan hal negatif pertumbuhannya untuk Indonesia paling jelek di dunia, sehingga Indonesia disegani dan mendapat perhatian dari sisi yang positif saja.

    Maju terus bangsa Indonesia

  2. January 26th, 2010 at 19:02 | #2

    Cuitan itu apa, kak?

  3. March 10th, 2010 at 16:04 | #3

    purchasing tramadol :] buy accutane 286063 accutane lttg ambien lfmx

  4. March 11th, 2010 at 17:04 | #4

    tramadol hcl 6122 tramadol 8[[[ ultram djl cheap prices on cialis nkzdi

  1. No trackbacks yet.